Jam Kerja
Senin - Sabtu, 07:00 - 15:30 WIB
Telepon
082182955672
HUBUNGI KAMI
VIA WHATSAPP

Lesbumi NU

Mengingat misi Yayasan Pembangunan Al Islam Banjar Negeri adalah dakwah yang merangkul, maka Yayasan Pembangunan Al Islam Banjar Negeri  memberikan tempat bagi pegiat seni budaya dilingkungan Kecamatan Cukuh Balak untuk berkumpul di “padepokan” ini. Kami siap memberikan tempat bagi pegiat seni budaya untuk berkumpul disini. Dengan bekerjasama dengan Pengurus Wilayah Lesbumi NU Provinsi Lampung serta Pengurus Cabang Lesbumi Kabupaten Tanggamus, Yayasan Pembangunan Al Islam Banjar Negeri membuka pintu bagi kegiatan Lesbumi NU. Melalui wadah Lesbumi inilah, Yayasan Pembangunan Al Islam Banjar Negeri merangkul para pegiat seni budaya yang ada.

Melalui Kegiatan Lesbumi NU inilah biasa digelar “Ngaji Budaya”. Pegiat seni budaya disamping bisa mengexplor seni budaya, mereka bisa mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan keagamaan melalui “Ngaji Budaya” ini. Inilah dakwah yang merangkul dengan menuntun insan kesenian untuk “ngaji” dengan cara yang cocok bagi mereka.

Seni Budaya seringkali menjadi barang yang termarjinalkan dan bahkan sampai pada taraf tidak menarik dan dianggap tidak perlu diperhatikan atau bahkan bagi sebagian orang harus dijauhi. Karena seni budaya berkonotasi negatif, kolot dan kuno serta kampungan, jauh dari nilai-nilai kemodernan. Sesungguhnya pandangan demikian ini muncul dan mengemuka ditengah-tengah sebagian masyarakat karena gagal paham dan tidak dapat menjangkau terhadap nilai-nilai luhur pada seni budaya yang ada. Oleh karenanya, tidak heran jika ada sebagian dari masyarakat yang menganggap seni-budaya sebagai suatu tradisi atau adat yang dinilai kampungan, tidak menarik dan ketinggalan zaman. Padahal yang sebenarnya adalah karena kebanyakan kita masih belum bisa memahami dan mengerti saja makna yang tersirat dalam seni budaya itu sendiri. 

Artinya, ngaji Quran-hadits, kitab-kitab kuning, kitab-kitab akhlak dan lain sebagainya itu sangat penting tetapi mempelajari makna tersirat dari  seni-budaya juga menjadi sangat penting dan jangan  ditinggalkan. Hal ini untuk membangun kesadaran bahwa Agama Islam haruslah menjadi ajaran yang dijunjung tinggi, tetapi tetap bangga dan jangan sampai tercerabut sama sekali dari seni budaya yang ada.

Yayasan Pembangunan Al Islam Banjar Negeri memiliki komitmen kuat untuk memberikan ruang “ngaji budaya” agar pegiat seni budaya tidak terjebak pada pandangan bahwa seni hanya terbatas pagelaran tontonan dan hura-hura, tetapi bagaimana kita masuk pada wilayah nilai-nilai luhur seni budaya itu sendiri dengan tetap berpegang teguh pada tuntunan islam.